marque

welcome to my blog, MY NAME IS YULI RAHMAWATI, THANK YOU FOR WELCOME. SEE YOU

Minggu, 23 Oktober 2011

fakta tentang sosis

Di Balik Lezatnya Sepotong Sosis

06-02-2010 diposkan oleh melindacare

Di Balik Lezatnya Sepotong Sosis
      Kelezatan sepotong sosis tentunya sudah sangat akrab bagi sebagian besar masyarakat Indonesia sejak tahun 80-an bahkan di beberapa negara lainnya. Sosis merupakan sebuah produk makanan olahan yang dibuat dari bahan dasar daging yang dicincang dan dihaluskan, diberi bumbu penyedap, kemudian dibungkus dengan usus hewan maupun pembungkus buatan (casing). Pasalnya, sosis memiliki kandungan gizi yang tinggi, disamping sebagai sumber karbohidrat.




      Tidak hanya itu, seiring dengan perkembangan zaman maupun perubahan gaya hidup masyarakat global, sosis pun mengalami banyak perubahan, tidak hanya soal rasa serta bentuk kemasan. Sosis yang juga dikenal berdasarkan nama daerah tempat produksi sosis seperti, Berlin, Braunschweig, Genoa, dan lain-lain, kini telah hadir pula produk sosis siap makan tanpa perlu dimasak atau dipanaskan terlebih dahulu. Selain itu, terdapat pula sosis yang dibuat dengan proses sterilisasi yang menjadikan daya tahan sosis lebih awet meskipun tidak disimpan dalam lemari pendingin, tetap higienis, dan langsung siap untuk dimakan.
      Namun dibalik kelezatan sepotong sosis, Anda perlu mewaspadai pula bahaya yang dapat ditimbulkan bagi kesehatan. Pada beberapa jenis produk sosis mengandung kadar lemak dan kolesterolserta sodium yang cukup tinggi yang berpotensi dapat menyebabkan timbulnya penyakit jantung, stroke, maupun hipertensi apabila dikonsumsi secara berlebihan.
      Untuk itulah, ketelitian Anda saat memilih produk sosis amatlah diperlukan. Saat ini telah banyak beredar produk-produk sosis dengan komposisi nilai gizi yang tidak sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan, yang artinya komposisi penggunaan jumlah daging maupun penggunaan bahan pada produk tersebut tidak sesuai standar, produk-produk seperti inilah yang berbahaya bagi kesehatan.
      Saat Anda akan membeli sosis, bacalah label dalam kemasan sosis terlebih dahulu, pastikan bahwa produk sosis pilihan Anda memiliki kadar lemak yang rendah serta memiliki komposisi nilai gizi yang sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI 01-3820-1995), dengan ketentuan sebagai berikut :
  1. Memiliki kadar air maksimal 67%
  2. Memiliki kandungan abu maksimal 3%
  3. Memiliki kandungan protein minimal 13%
  4. Memiliki kandungan lemak maksimal 25%
  5. Memiliki kandungan karbohidrat maksimal 8%
      Dan yang terpenting adalah jangan mengkonsumsi sosis secara berlebihan. Perhatikan terlebih dahulu faktor-faktor kesehatan serta efek samping yang mungkin ditimbulkannya seperti obesitas dan kolesterol.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar